Tahbisan Prodiakon Kramat 2017

Ada yang berbeda pada Misa Hari Minggu, 17 September 2017 di Gereja Hati Kudus Yesus Kramat. Misa tersebut diawali dengan perarakan panjang dari pintu depan gereja. Dengan didahului rombongan prodiakon, dua orang imam berjalan pelahan menuju altar. Setelah imam berdiri di belakang altar, para prodiakon berbaris rapi dan duduk di bangku deretan terdepan. Hari itu ada 48 prodiakon yang dilantik setelah mendapatkan pembekalan sebelumnya. Mereka akan melayani di wilayah-wilayah dan lingkungan yang masuk dalam reksa pastoral Paroki Kramat.   

Pelantikan tersebut ditandai dengan pengalungan Samir kepada setiap prodiakon yang dilantik oleh Pastor Kepala Paroki Kramat Romo Y. Agung Setyadi, OFM. Dalam khotbahnya, Romo  Agung menyampaikan bahwa pelayanan dalam bentuk apa pun hanya akan berjalan kalau ada pengampunan seperti yang Tuhan ajarkan. Ini berarti bahwa sebelum melayani Tuhan, hendaknya terlebih dahulu orang berdamai dengan orang lain dan dirinya sendiri. Demikian pula dengan prodiakon dalam pelayanannya kepada umat Allah di Paroki Kramat. Hendaklah dia menjadi seorang pengampun karena menyadari kebaikan-kebaikan Allah padanya dan mau melibatkan diri dalam karya kasih Allah kepada manusia yang sangat dicintai-Nya: satu hal yang hendaknya menjadi dasar pelayanannya di tengah-tengah umat Allah. 

Prosesi berlangsung khidmat dan tenang,  dan kemudian dilanjutkan dengan misa kudus. Setelah berkat perutusan dan lagu penutup, para prodiakon yang telah dilantik tersebut berfoto bersama Pastor Kepala Paroki Kramat dan Pastor Rekan Paroki Kramat Romo Stefanus Suprobo, OFM.  

IMG_0121kec

Leave a Reply