Camping Retreat Misdinar Kramat 2017

Sekitar 50 kaum muda, baik misdinar Kramat maupun pemuda katolik lainnya, mulai dari kelas 6 SD sampai 2 SMA berkumpul di Gereja Hati Kudus, Paroki Kramat, sejak pukul 05.30 pagi. Mereka berkumpul demi memulai segenap rangkaian Camping Retreat yang bertempat di Eagle Hill Camp, Mega Mendung, Bogor, Jawa Barat.

“Campret” begitulah nama yang mewakili kegiatan yang mengangkat tema “KOMITMEN, DISIPLIN, DAN KEBERSAMAAN DALAM PELAYANAN”. Sesuai dengan tema yang diangkat, acara ini diadakan sebagai sarana untuk memperat solidaritas antar misdinar Paroki Kramat, serta antar kaum muda katolik. Selain itu, berkat acara ini terbuka untuk umum, hal ini menjadi salah satu cara yang paling efektif untuk memperkenalkan misdinar bagi anak-anak yang sudah mendapatkan komuni pertama dan menarik serta memunculkan keinginan untuk bersedia menjadi pelayan Tuhan di gereja.

Camping Retreat 2017 berbeda dari tahun sebelumnya, yang hanya mengangkat kegiatan Retreat saja, pada tahun ini acara yang sudah menjadi tradisi setiap tahun misdinar Paroki Kramat mendapatkan sedikit modifikasi, dengan menambahkan aktifitas Camping dan berdampingan dengan Retreat itu sendiri. Hal ini dibuat dengan maksud dan tujuan agar sesuai dengan target usia peserta, yang dimana perbandingan proses bermain dan belajar harus seimbang. Acara ini juga sengaja dibuat dalam jangka waktu yang ideal untuk tetap menjaga suasana fun dan seru, yaitu tiga hari dan dua malam, 20 s.d 22 Juni 2017.

Franklin B Susilo, selaku pendamping Misdinar Paroki Kramat dan Camping Retreat 2017, menyatakan acara ini menekankan pada kerjasama dan kekompakan sebagai suatu organisasi, misdinar. “Di dalam acara Camping Retreat ini, Misdinar Pa- 11 roki Kramat lebih banyak mengadakan kegiatan interaksi dengan alam. Hal tersebut akan memunculkan nilai kerjasama dalam kelompok, baik dalam kelompok kecil maupun kelompok besar, mereka akan saling tolong-menolong dan tidak mudah menyerah. Sehingga pada acarra ini diharapkan ‘tidak ada aku, tidak ada kamu, melainkan kita’. Dalam arti ‘Kita’ adalah sebagai kelompok Putra Putri Altar Paroki Kramat,” tuturnya.

Sementara itu, Deorghi salah satu peserta Campret dan anggota misdinar Paroki Kramat mengaku senang karena bisa mengikuti acara tahunan ini. “Aku senang bisa mengikuti Camping Retreat ini karena aku bisa lebih dekat dengan temanku dan mengenal mereka lebih jauh lagi, serta dapat membuat aku menjadi lebih mandiri,” kata Deo, begitulah panggilan akrab teman-temannya.

Api unggun dan misa alam merupakan kegiatan puncak dari acara ini. Api unggun yang dilaksanakan pada malam terakhir dan misa alam yang dipimpin oleh Romo Agustinus Sunarya Sumarta, SVD, sekaligus menjadi berkat dan perutusan bagi para kaum muda katolik untuk selalu melayani Tuhan, bagaimanapun caranya. (Devin)

1500989733526 1500989805009 1501672035430

 

Leave a Reply